Adzan, Fenomena Tiada Henti…

Mungkin sudah ada yang mengetahui tentang ini. Sekedar mengulang kembali, me-refresh-kan kembali ingatan tentang fenomena Adzan yang tiada henti bersahutan dan berkumandang di dunia ini.

Dimulai dengan Adzan Shubuh di timur Indonesia, beribu surau dan masjid bersahutan mengumandangkan azan. Adzan akan bersahutan dan merambat menuju ke Indonesia bagian barat sampai ke Sumatera. Sebelum Adzan Shubuh berakhir di Indonesia, kumandang Adzan Shubuh telah berkumandang di Malaysia, diikuti kumandang Adzan Shubuh di Myanmar dan Cina.

Dalam waktu  1 jam setelah Adzan Shubuh berkumandang di Jakarta, Azan Shubuh mulai berkumandang di Dacca, Bangladesh, dan bersahutan hingga ke barat India. dari Calcutta ke Lucknow seterusnya ke Mumbai dan Srinagar dan berlanjut bersahutan ke  keseluruhan Kashmir. Seluruh wilayah Pakistan juga mulai bersahutan mengumandangkan Adzan Shubuh.

Sebelum kumandang Adzan Shubuh berakhir di Pakistan, Adzan Shubuh mulai berkumandang di Afganistan dan Muscat, Oman. Antara Muscat dan Baghdad, Irak mempunyai perbedaan waktu 1 jam dan dalam waktu 1 jam ini Adzan Shubuh berkumandang bersahutan di UEA, Kuwait, Yaman, Somalia, dan Arab Saudi. Antara Baghdad dan Kairo di Mesir mempunyai perbedaan waktu 1 jam. Dan Adzan Shubuh masih berkumandang di Syria, Yordania, dan Sudan dalam waktu itu.

Kairo dan Istanbul, Turki terletak dalam waktu sama. Antara timur dan barat Turki mempunyai jarak perbedaan waktu 1,5 jam. Kairo dan Tripoli, Libia mempunyai perbedaan waktu 1 jam. Dari Libia, Adzan Shubuh bersambung bersahutan ke Tunisia, Aljazair, Rabat (Maroko) dan Markesh. Proses kumandang Adzan Shubuh selanjutnya bergantian menaungi seluruh negara Afrika.

Kumandang Adzan Shubuh yang dimulai di timur Indonesia waktu subuh sampai ke perairan Atlantik selama 9 jam tetapi sebelum Adzan Shubuh dikumandangkan di perairan Atlantik, Adzan sudah berkumandang lagi di timur Indonesia menandakan waktu Dzuhur. Setelah Adzan Dzuhur tiba di Dacca,  Adzan Ashar kembali berkumandang dimulai di timur Indonesia. Selang beberapa jam kemudian Adzan Magrib berkumandang kembali. Sebelum Adzan Maghrib berkumandang di Sumatera, Adzan Isya’ sudah terdengar berkumandang di timur Indonesia.

Begitulah seterusnya, Adzan akan terus bersahutan dari seluruh wilayah di muka bumi ini tiada henti. Berpuluh ribu muadzin di seluruh dunia bersahutan mengumandangkan Adzan menyatakan kebesaran Allah, syahadat dan seterusnya. Insya Allah Adzan akan terus bersahutan dan tidak akan pernah berhenti hingga akhir zaman.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: